Game-Translator
Intelligence Report

A Hacky New Section: Automated Website Posts via Scraping

27 Mar 2026 4 min read

Lahirnya Seksi Post Dwi-Bahasa

Ada kabar gembira dari markas digital karyain.net! Sekarang, website utama kami sudah punya 'anak baru' yang dinamakan seksi 'posts' (bisa kamu akses di karyain.net/posts). Isinya mungkin akan terasa familiar karena 11-12 dengan apa yang kamu baca di Trakteer ini. Lalu, apa gunanya aku bikin dua tempat kalau isinya mirip? Bedanya terletak pada penggunaan bahasa dan visi masa depannya. Di website, semua postingan bersifat dual language alias dwi-bahasa secara simultan. Ada versi bahasa Inggris di satu sisi dan bahasa Indonesia yang dipajang berdampingan atau berurutan.

Kenapa aku repot-repot melakukan ini padahal ngetik satu bahasa saja sudah bikin jari keriting? Jawabannya demi peer review saat konferensi akademik nanti. Sebagai peneliti di bidang informatika, aku sering harus membuktikan kemajuan riset NLP ku kepada rekan-rekan global. Biar para profesor di sana nggak pusing nanya 'Ini develops-nya sampai mana, Mas?', semua progresnya sudah tersedia otomatis dalam bahasa Inggris yang formal (tapi tetap asyik) dan bahasa Indonesia yang santai parah. Ini adalah cara kita 'pamer' teknologi sambil tetap memberikan manfaat bagi komunitas lokal.

Backend Barbar Tanpa Editor

Nah, di sinilah bagian paling 'hacky' dan lucunya. Kalian pasti bayangkan aku punya dashboard CMS canggih kayak WordPress dengan editor teks yang warna-warni buat mengunggah postingan? Maaf sekali kalau aku harus menghancurkan ekspektasimu, jawabannya adalah nol besar! Karena platform Trakteer saat ini belum punya sistem webhook untuk postingan otomatis (ayolah tim dev Trakteer, sudah 2026 lho!) atau API publik yang bebas dikonsumsi, aku akhirnya melakukan langkah paling 'nekat' tapi sangat praktis: Scraping! Backend website karyain bahkan tidak punya fitur add new post manual.

Jadi begini cara kerjanya: PC gaming di kamar aku yang biasanya buat mabar, sekarang merangkap tugas sebagai robot pelayan. Tiap beberapa jam, robot ini akan 'menjilat' data dari Trakteer-ku sendiri lewat teknik scraping. Setelah konten ditarik, robot itu langsung mengirimkannya ke model AI—yang sama dengan model untuk nerjemahin game kita—buat diterjemahkan ke versi English yang luwes. Setelah siap, data tadi langsung ditembak otomatis ke database website. Efisiensi tingkat dewa, atau mungkin wujud kemalasan tingkat lanjut yang justru bikin produktif!

Sebenarnya scraping dari situs sendiri itu kayak ngobrol lewat cermin atau mencoba jabat tangan sama diri sendiri, tapi kalau ini bisa bikin kerjaan administratif hilang, kenapa nggak?

Tujuan Dibalik Otomatisasi Masal

  • Transparansi Akademik: Mempermudah reviewer konferensi mengevaluasi progres data mining kami tanpa perlu login ke Trakteer.
  • Aksesibilitas Global: Menggaet audiens internasional yang penasaran kenapa komunitas modding Indonesia sangat 'gercep' soal game naratif.
  • Sistem Pipeline Terintegrasi: Alurnya jelas: Data mentah dari hati (Trakteer) -> NLP Translation Engine -> Auto Deployment ke Web. Tanpa klik mouse satu kali pun di panel admin!
  • Pengujian Model: Postingan ini juga jadi ujian buat model AI aku, apakah dia bisa menerjemahkan curhatan aku tanpa terdengar seperti robot kuno.

Jadi, kalau kalian melihat ada tulisan yang agak kaku atau typo aneh di website, itu adalah kesalahan robot yang lagi kurang pelumas. Tapi ya, itulah esensi dari riset kami—menunjukkan proses apa adanya, dari bug sampai ke fitur yang berjalan sempurna. Nikmati otomatisasi ini sebagai bagian dari perjalanan riset kita semua!

Released Archive

Austronesian Showcase

Location
Image
Video